Skip to content
Celoteh Pacakleret Celoteh Pacakleret

Kebaikan Untuk Semua

  • Tentang Kami
    • Tentang Arief
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Chat via WA
  • Shop
  • facebook.com
  • twitter.com
  • t.me
  • instagram.com
  • youtube.com
Subscribe

Hukum

Home » Hukum

Raja Ampat dan Ancaman Tambang Nikel: Antara Janji Kemajuan dan Kehancuran yang Tak Tertanggungkan
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Ekonomi

Raja Ampat dan Ancaman Tambang Nikel: Antara Janji Kemajuan dan Kehancuran yang Tak Tertanggungkan

Pendahuluan: Surga yang Terancam Raja Ampat. Nama ini tak hanya menyihir pelancong dan pencinta alam dari seluruh dunia, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional akan kekayaan laut Indonesia. Gugusan pulau-pulau…
Posted by Bang Arief 20/06/2025
Zakat, Pasal, dan Peluit: Kronik Ironi Tri Yanto
Posted inAgama Celoteh Pacakleret Hukum

Zakat, Pasal, dan Peluit: Kronik Ironi Tri Yanto

Di negeri dengan jargon "Berani Jujur Hebat", seorang pegawai yang jujur ternyata hanya hebat dalam satu hal: menjadi tersangka. Namanya Tri Yanto. Bukan tokoh fiktif, bukan juga tokoh revolusioner yang…
Posted by Bang Arief 31/05/2025
Jalan Nasional Rp250 Miliar: Antara Lubang Harapan dan Bahu Jalan yang Patah Hati
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Hukum

Jalan Nasional Rp250 Miliar: Antara Lubang Harapan dan Bahu Jalan yang Patah Hati

Kalau Anda merasa jalan kehidupan Anda makin sempit, jangan khawatir—pemerintah juga sedang berjuang keras memperlebar jalan nasional. Setidaknya di atas kertas. Ya, dua ruas jalan nasional di Kabupaten Mempawah sedang…
Posted by Bang Arief 25/05/2025
Joko Widodo Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup di Dunia 2024
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Internasional

Joko Widodo Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup di Dunia 2024

Mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, masuk dalam nominasi finalis tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi 2024 yang diumumkan oleh Organized Crime and Corruption Reporting…
Posted by Bang Arief 31/12/2024
Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK

Dalam dunia politik Indonesia, dinamika dan perubahan sering kali terjadi dengan cepat. Salah satu peristiwa terbaru yang mengejutkan adalah penetapan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sebagai…
Posted by Bang Arief 26/12/2024
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Pernyataan Pers Ketua KPK Setyo Budiyanto

Terkait penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024 yang dilakukan oleh tersangka Harun Masiku bersama-sama dengan Saiful Bahri, saya yakin semua rekan-rekan sudah mengetahui bahwa pada tanggal 8 Januari 2020, KPK…
Posted by Bang Arief 24/12/2024
KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI). Salah satu tersangka yang…
Posted by Bang Arief 18/12/2024
Yang Dihasilkan dalam Lawatan Pertama Ke Luar Negeri Presiden Prabowo
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Hukum

Yang Dihasilkan dalam Lawatan Pertama Ke Luar Negeri Presiden Prabowo

Kunjungan pertama Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri sebagai presiden Indonesia telah menarik perhatian banyak pihak, baik di dalam negeri maupun internasional. Dalam waktu kurang dari sebulan setelah dilantik, Prabowo…
Posted by Bang Arief 16/12/2024
Menyimak Strategi Politik Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Hukum

Menyimak Strategi Politik Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden

Dalam sistem pemerintahan Indonesia, posisi wakil presiden sering dianggap sebagai "ban serep" yang tidak memiliki kekuatan signifikan. Namun, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berusaha untuk menentang stigma tersebut dan menciptakan…
Posted by Bang Arief 02/12/2024
Fenomena Unik dan Ironis dalam Pilkada Banjarbaru: Suara Tidak Sah Mengungguli Calon Tunggal
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Sosial Politik

Fenomena Unik dan Ironis dalam Pilkada Banjarbaru: Suara Tidak Sah Mengungguli Calon Tunggal

Pemilu di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengalami suatu fenomena yang unik namun juga ironis. Pasangan nomor urut 01, Erna Lisa Halaby dan Wartono, menjadi satu-satunya kandidat yang tersisa, namun mereka…
Posted by Bang Arief 30/11/2024

Posts pagination

1 2 Next page
Penulis Tamu
  • JURNALISTIK, PERS, DAN MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA: PILIHAN JALUR HIDUP SEORANG NUR ISKANDAR

    Oleh M. Hermayani Putera Berbicara mengenai perjalanan dan perkembangan dunia pers dan jurnalistik Kalbar dalam kurun waktu dua puluh lima tahun terakhir ini, ada satu nama yang selalu hadir menyertai kedua hal ini. Jika jurnalistik, mengutip dari Jurnalistik Terapan (Batic Press, 2004), bisa diartikan sebagai sebuah aktivitas atau proses kerja seorang wartawan, maka pers lebih mendalami kepada insitusi atau lembaga ataupun perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran hasil kerja wartawan atau penulis tersebut. Nama yang dimaksud ialah Nur Iskandar. Nama yang bermakna mulia sekali, yakni Berilmu dan Tabah. Orangtua beliau tentu punya doa dan harapan yang mulia ketika memberi nama pada anaknya ini. Dulu saya memanggilnya cukup dengan BANG NUR saja. Namun sejak enam tahun terakhir ini lebih sering menyapa beliau BANG NUR IS. Hal ini mengingat saya juga cukup dekat berinteraksi dengan abang beliau, BANG MUHAMMAD NUR HASAN, penggiat gerakan menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah berdimensi pemberdayaan di Kalbar dan bahkan sudah meluas hingga ke beberapa kota lain di luar Kalbar. Kalau abang beliau ini, kami akrab menyapanya dengan TOK Ya, karena ide-ide kebaikan dari jamaah beliau selalu ditampung, diterima, dan diiyakan. Lihatlah bentangan dedikasi dan pengabdian Bang Nur Is dalam lansekap dinamika dunia pers dan jurnalistik di bumi khatulistiwa. Dunia yang ia tekuni sejak mahasiswa, dilanjutkan sebagai profesi pasca meninggalkan kampus, dan terus didalami hingga saat ini. Pers mahasiswa, Harian SUAKA, Harian Equator, Harian Borneo Tribune, Radio Volare, dan sekarang mengelola media online TERAJU. Walaupun belakangan ini BANG NUR IS aktif di gerakan wakaf, literasi, dan kebudayaan, tapi ia tetap mahir berselancar sebagai seorang penggiat jurnalistik sejati, mewartakan geliat gerakan-gerakan ini. Justru di sini saya melihat Nur Is mampu menjadi seorang penyampai pesan mulia dari gerakan wakaf, pentingnya memperkuat literasi, dan mengapa kita perlu meneguhkan akar kebudayaan kita yang harus terus adaptis dinamis berdialektika dengan perkembangan budaya global. NUR IS tak jeri, apalagi takut, dengan kehadiran sesuatu yang baru datang atau dikenalkan dari luar. Malah ini menjadi sebuah tantangan baginya untuk terus belajar hal-hal baru, dan mengintegrasikannya dengan aspek lain. Selamat dan semangat terus berkarya, BANG NUR IS. Happy milad dan mensyukuri nikmat umur separuh abad ini. Semoga selalu sehat dan hidup penuh barakah di sisa jatah umur yang diberikan Allah. Masih muda kita Bang, jangan terlalu sering nengok cermin, apalagi mengecek warna rambut yang sudah ada rona putih di beberapa bagian. Anggap saja itu bunga pohon jambu air yang gugur dan pas jatuh di rambut kita…

    M. Hermayani Putera
  • Buku Setan

    Olive, seorang mahasiswi Untan, lagi jalan-jalan ke Banten. Bergaya seperti seorang petualang sejati, mulailah dia ngitar-ngitar pelosok-pelosok kota Banten. Hari mulai sore dan masuklah dia ke sebuah toko buku yang bangunan tua dan kuno. Buku-buku yang dijual di dalam toko buku kebanyakan adalah buku-buku tentang ilmu gaib, cerita hantu dan sejarah setempat. Olive mulai gugup. Tapi merasa sebagai seorang petualang, dia berusaha membesarkan hatinya. Matanya tertuju ke sebuah buku kuno yang sangat menarik. Judulnya “Tujuh cara melihat hantu”. Olive sangat tertarik untuk membacanya. “Bang… Bang…”, panggil Olive untuk mencari penjualnya. Tiba-tiba Olive dikagetkan suara dari belakang. “Ada apa, Non.”, jawab seorang lelaki tua yang menyeramkan. “Buku ini berapa?”, tanya Olive “Wah, buku ini tidak bisa dijual ke sembarang orang, Non. Ini buku kuno dan wasiat”, jawab penjaga toko, “Harganya Enam ratus ribu rupiah”. “Mahal amat”, jawab Olive, ” Dua ratus ribu deh”. “Gak bisa kurang, Non. Itu sudah harga bukunya. Karena sudah lama tidak ada pembeli di toko, saya kasih non diskon seratus ribu” Olive setuju dan bayar si penjual lima ratus ribu rupiah. Sebelum Olive pergi, si penjual memperingati dia. “Non, buku ini buku wasiat, tidak sembarangan orang bisa membacanya. Aku peringatkan anda untuk tidak membuka halaman terakhir atau anda akan ketiban sial seumur hidup”. Sebelum Olive keluar dari toko, si penjual menyahut lagi dengan suara seram, “Ingat non jangan coba-coba buka halaman terakhir!”. Malam itu Olive yang tinggal di sebuah villa membaca buku itu dan ketiduran. Tengah malam dia dibangunkan oleh suara petir dan angin yang masuk dari jendelanya yang terbuka. Olive bangun dan berusaha menutup jendela. Tiba-tiba dia teringat dengan bukunya. Karena tertiup angin kencang, halaman di buku itu mulai membuka sendiri dari halaman ke halaman. Teringat dengan peringatan si penjual buku, Olive berusaha meraih bukunya dan menyetop jalannya halaman di buku itu dari tiupan angin. Terlambat… Saat Olive berhasil meraih buku itu, dia lagi memegang halaman terakhir. “Mati aku”, gumam Olive dengan panik, aku bakal sial seumur hidup”. Olive mulai ketakutan dan was-was kalau ada makluk gaib yang muncul Setelah setengah jam menutup mata dengan ketakutan, Olive memberanikan diri untuk membuka mata kirinya dan melirik halaman terakhir buku itu: Harga asli : Rp. 20,000,- Harga Diskon : Rp. 10,000,- Cetakan tahun 2009.

Copyright 2025 — Celoteh Pacakleret. All rights reserved. Bang Arief Jak
Scroll to Top
error: Content is protected !!