Skip to content
Celoteh Pacakleret Celoteh Pacakleret

Kebaikan Untuk Semua

  • Tentang Kami
    • Tentang Arief
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Chat via WA
  • Shop
  • facebook.com
  • twitter.com
  • t.me
  • instagram.com
  • youtube.com
Subscribe

Sosial Politik

Home » Sosial Politik » Page 2

Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Pernyataan Pers Ketua KPK Setyo Budiyanto

Terkait penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024 yang dilakukan oleh tersangka Harun Masiku bersama-sama dengan Saiful Bahri, saya yakin semua rekan-rekan sudah mengetahui bahwa pada tanggal 8 Januari 2020, KPK…
Posted by Bang Arief 24/12/2024
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Nasional

Seberapa Berharganya Pilkada Langsung? Haruskah Kita membuang Uang Untuk Perhelatan Ini?

Belum genap 100 hari Prabowo Subianto menjabat sebagai presiden, kita sudah menyaksikan berbagai gebrakan yang cukup mencolok. Dari kunjungannya ke Tiongkok untuk membahas pemanfaatan Laut Natuna Utara hingga gagasannya untuk…
Posted by Bang Arief 23/12/2024
Penolakan Kenaikan PPN 12%: Suara Rakyat dan Tanggapan Pemerintah
Posted inBerita Singkat Celoteh Pacakleret Ekonomi

Penolakan Kenaikan PPN 12%: Suara Rakyat dan Tanggapan Pemerintah

Baru berselang beberapa hari setelah pengumuman kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, isu ini langsung menjadi sorotan publik. Bahkan, hari ini muncul petisi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto,…
Posted by Bang Arief 20/12/2024
Posted inCeloteh Pacakleret Sosial Politik

Analisis Keterpurukan PKS dalam Pilkada Serentak 2024: Dari Harapan ke Kenyataan Pahit

Pilkada serentak 2024 di Indonesia telah menjadi momen yang penuh dinamika dan tantangan bagi banyak partai politik, termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dari 17 kader yang diusung PKS untuk maju…
Posted by Bang Arief 19/12/2024
Diskon Listrik 50 Persen untuk Masyarakat: Langkah Pemerintah di Tengah Kenaikan PPN
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasional

Diskon Listrik 50 Persen untuk Masyarakat: Langkah Pemerintah di Tengah Kenaikan PPN

Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru ini mengumumkan kebijakan menarik yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Dalam upaya melindungi daya beli…
Posted by Bang Arief 17/12/2024
Yang Dihasilkan dalam Lawatan Pertama Ke Luar Negeri Presiden Prabowo
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Hukum

Yang Dihasilkan dalam Lawatan Pertama Ke Luar Negeri Presiden Prabowo

Kunjungan pertama Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri sebagai presiden Indonesia telah menarik perhatian banyak pihak, baik di dalam negeri maupun internasional. Dalam waktu kurang dari sebulan setelah dilantik, Prabowo…
Posted by Bang Arief 16/12/2024
Absennya Jokowi di HUT Partai Golkar: Apa yang Terjadi?
Posted inCeloteh Pacakleret Nasional Sosial Politik

Absennya Jokowi di HUT Partai Golkar: Apa yang Terjadi?

Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-60, sebuah pemandangan yang tidak biasa terjadi: Joko Widodo tidak hadir. Kehadiran Jokowi di acara-acara Golkar sebelumnya selalu menjadi momen yang…
Posted by Bang Arief 14/12/2024
Prabowo Subianto Tekankan Penghematan Anggaran di Lingkungan Kepolisian
Posted inCeloteh Pacakleret Nasional Sosial Politik

Prabowo Subianto Tekankan Penghematan Anggaran di Lingkungan Kepolisian

Dalam upaya meningkatkan efisiensi anggaran, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan tegas kepada jajaran kepolisian untuk mengurangi kegiatan seremonial, termasuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah apel…
Posted by Bang Arief 12/12/2024
Peran Turki dalam Konflik Suriah dan Tujuan Dukungan terhadap Kelompok Oposisi
Posted inCeloteh Pacakleret Internasional Sosial Politik

Peran Turki dalam Konflik Suriah dan Tujuan Dukungan terhadap Kelompok Oposisi

Konflik di Suriah yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade telah melibatkan berbagai aktor internasional, termasuk Turki. Turki, di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdoğan, telah mengambil langkah aktif…
Posted by Bang Arief 11/12/2024
Posted inCeloteh Pacakleret Kesehatan Nasional

Palang Merah Indonesia: 79 Tahun Berkarya untuk Kemanusiaan

Jusuf Kalla (JK) baru saja terpilih kembali sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) untuk periode 2024-2029. Namun, pemilihan ini tidak berjalan mulus. Agung Laksono, yang juga mengklaim sebagai calon…
Posted by Bang Arief 10/12/2024

Posts pagination

Previous page 1 2 3 4 5 Next page
Penulis Tamu
  • JURNALISTIK, PERS, DAN MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA: PILIHAN JALUR HIDUP SEORANG NUR ISKANDAR

    Oleh M. Hermayani Putera Berbicara mengenai perjalanan dan perkembangan dunia pers dan jurnalistik Kalbar dalam kurun waktu dua puluh lima tahun terakhir ini, ada satu nama yang selalu hadir menyertai kedua hal ini. Jika jurnalistik, mengutip dari Jurnalistik Terapan (Batic Press, 2004), bisa diartikan sebagai sebuah aktivitas atau proses kerja seorang wartawan, maka pers lebih mendalami kepada insitusi atau lembaga ataupun perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran hasil kerja wartawan atau penulis tersebut. Nama yang dimaksud ialah Nur Iskandar. Nama yang bermakna mulia sekali, yakni Berilmu dan Tabah. Orangtua beliau tentu punya doa dan harapan yang mulia ketika memberi nama pada anaknya ini. Dulu saya memanggilnya cukup dengan BANG NUR saja. Namun sejak enam tahun terakhir ini lebih sering menyapa beliau BANG NUR IS. Hal ini mengingat saya juga cukup dekat berinteraksi dengan abang beliau, BANG MUHAMMAD NUR HASAN, penggiat gerakan menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah berdimensi pemberdayaan di Kalbar dan bahkan sudah meluas hingga ke beberapa kota lain di luar Kalbar. Kalau abang beliau ini, kami akrab menyapanya dengan TOK Ya, karena ide-ide kebaikan dari jamaah beliau selalu ditampung, diterima, dan diiyakan. Lihatlah bentangan dedikasi dan pengabdian Bang Nur Is dalam lansekap dinamika dunia pers dan jurnalistik di bumi khatulistiwa. Dunia yang ia tekuni sejak mahasiswa, dilanjutkan sebagai profesi pasca meninggalkan kampus, dan terus didalami hingga saat ini. Pers mahasiswa, Harian SUAKA, Harian Equator, Harian Borneo Tribune, Radio Volare, dan sekarang mengelola media online TERAJU. Walaupun belakangan ini BANG NUR IS aktif di gerakan wakaf, literasi, dan kebudayaan, tapi ia tetap mahir berselancar sebagai seorang penggiat jurnalistik sejati, mewartakan geliat gerakan-gerakan ini. Justru di sini saya melihat Nur Is mampu menjadi seorang penyampai pesan mulia dari gerakan wakaf, pentingnya memperkuat literasi, dan mengapa kita perlu meneguhkan akar kebudayaan kita yang harus terus adaptis dinamis berdialektika dengan perkembangan budaya global. NUR IS tak jeri, apalagi takut, dengan kehadiran sesuatu yang baru datang atau dikenalkan dari luar. Malah ini menjadi sebuah tantangan baginya untuk terus belajar hal-hal baru, dan mengintegrasikannya dengan aspek lain. Selamat dan semangat terus berkarya, BANG NUR IS. Happy milad dan mensyukuri nikmat umur separuh abad ini. Semoga selalu sehat dan hidup penuh barakah di sisa jatah umur yang diberikan Allah. Masih muda kita Bang, jangan terlalu sering nengok cermin, apalagi mengecek warna rambut yang sudah ada rona putih di beberapa bagian. Anggap saja itu bunga pohon jambu air yang gugur dan pas jatuh di rambut kita…

    M. Hermayani Putera
  • Buku Setan

    Olive, seorang mahasiswi Untan, lagi jalan-jalan ke Banten. Bergaya seperti seorang petualang sejati, mulailah dia ngitar-ngitar pelosok-pelosok kota Banten. Hari mulai sore dan masuklah dia ke sebuah toko buku yang bangunan tua dan kuno. Buku-buku yang dijual di dalam toko buku kebanyakan adalah buku-buku tentang ilmu gaib, cerita hantu dan sejarah setempat. Olive mulai gugup. Tapi merasa sebagai seorang petualang, dia berusaha membesarkan hatinya. Matanya tertuju ke sebuah buku kuno yang sangat menarik. Judulnya “Tujuh cara melihat hantu”. Olive sangat tertarik untuk membacanya. “Bang… Bang…”, panggil Olive untuk mencari penjualnya. Tiba-tiba Olive dikagetkan suara dari belakang. “Ada apa, Non.”, jawab seorang lelaki tua yang menyeramkan. “Buku ini berapa?”, tanya Olive “Wah, buku ini tidak bisa dijual ke sembarang orang, Non. Ini buku kuno dan wasiat”, jawab penjaga toko, “Harganya Enam ratus ribu rupiah”. “Mahal amat”, jawab Olive, ” Dua ratus ribu deh”. “Gak bisa kurang, Non. Itu sudah harga bukunya. Karena sudah lama tidak ada pembeli di toko, saya kasih non diskon seratus ribu” Olive setuju dan bayar si penjual lima ratus ribu rupiah. Sebelum Olive pergi, si penjual memperingati dia. “Non, buku ini buku wasiat, tidak sembarangan orang bisa membacanya. Aku peringatkan anda untuk tidak membuka halaman terakhir atau anda akan ketiban sial seumur hidup”. Sebelum Olive keluar dari toko, si penjual menyahut lagi dengan suara seram, “Ingat non jangan coba-coba buka halaman terakhir!”. Malam itu Olive yang tinggal di sebuah villa membaca buku itu dan ketiduran. Tengah malam dia dibangunkan oleh suara petir dan angin yang masuk dari jendelanya yang terbuka. Olive bangun dan berusaha menutup jendela. Tiba-tiba dia teringat dengan bukunya. Karena tertiup angin kencang, halaman di buku itu mulai membuka sendiri dari halaman ke halaman. Teringat dengan peringatan si penjual buku, Olive berusaha meraih bukunya dan menyetop jalannya halaman di buku itu dari tiupan angin. Terlambat… Saat Olive berhasil meraih buku itu, dia lagi memegang halaman terakhir. “Mati aku”, gumam Olive dengan panik, aku bakal sial seumur hidup”. Olive mulai ketakutan dan was-was kalau ada makluk gaib yang muncul Setelah setengah jam menutup mata dengan ketakutan, Olive memberanikan diri untuk membuka mata kirinya dan melirik halaman terakhir buku itu: Harga asli : Rp. 20,000,- Harga Diskon : Rp. 10,000,- Cetakan tahun 2009.

Copyright 2025 — Celoteh Pacakleret. All rights reserved. Bang Arief Jak
Scroll to Top
error: Content is protected !!