Skip to content
Celoteh Pacakleret Celoteh Pacakleret

Kebaikan Untuk Semua

  • Tentang Kami
    • Tentang Arief
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Chat via WA
  • Shop
  • facebook.com
  • twitter.com
  • t.me
  • instagram.com
  • youtube.com
Subscribe

Viral Now

Home » Viral Now » Page 4

Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK

Dalam dunia politik Indonesia, dinamika dan perubahan sering kali terjadi dengan cepat. Salah satu peristiwa terbaru yang mengejutkan adalah penetapan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sebagai…
Posted by Bang Arief 26/12/2024
Kenaikan PPN: Siapa yang Menjadi Korban?
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasional

Kenaikan PPN: Siapa yang Menjadi Korban?

KALAU MALAS MEMBACA TONTON VIDEONYA DI SINI   Kalian pasti sering mendengar istilah "yang kaya makin kaya, yang miskin makin sengsara." Nah, istilah ini bukan sekadar omong kosong, melainkan sebuah…
Posted by Bang Arief 25/12/2024
Tahukah Kamu Bahwa Yang Menciptakan PAJAK Pertama Kali di Dunia Adalah FIRAUN?
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Internasional

Tahukah Kamu Bahwa Yang Menciptakan PAJAK Pertama Kali di Dunia Adalah FIRAUN?

Rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% yang akan berlaku pada Januari 2025 telah menjadi sorotan utama di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak yang menolak pengenaan PPN 12%…
Posted by Bang Arief 24/12/2024
Erick Thohir Siap Evaluasi Timnas Indonesia Pasca Kegagalan di ASEAN Championship 2024!
Posted inCeloteh Pacakleret Olahraga Sepakbola

Erick Thohir Siap Evaluasi Timnas Indonesia Pasca Kegagalan di ASEAN Championship 2024!

Kekalahan pahit yang dialami Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2024 membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bertekad untuk melakukan evaluasi mendalam. Tim asuhan Shin Tae-yong harus menelan pil pahit setelah…
Posted by Bang Arief 22/12/2024
Penolakan Kenaikan PPN 12%: Suara Rakyat dan Tanggapan Pemerintah
Posted inBerita Singkat Celoteh Pacakleret Ekonomi

Penolakan Kenaikan PPN 12%: Suara Rakyat dan Tanggapan Pemerintah

Baru berselang beberapa hari setelah pengumuman kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, isu ini langsung menjadi sorotan publik. Bahkan, hari ini muncul petisi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto,…
Posted by Bang Arief 20/12/2024
Insiden Mengerikan: Anak 11 Tahun Diterkam Buaya di Ketapang
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Viral Now

Insiden Mengerikan: Anak 11 Tahun Diterkam Buaya di Ketapang

Seorang anak berusia 11 tahun bernama Adam, warga Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, mengalami insiden mengerikan ketika diterkam seekor buaya saat sedang duduk di teras belakang…
Posted by Bang Arief 18/12/2024
KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI). Salah satu tersangka yang…
Posted by Bang Arief 18/12/2024
Cuaca Ekstrem di Arab Saudi: Dampak Gelombang Dingin Siberia
Posted inBerita Singkat Celoteh Pacakleret Internasional

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi: Dampak Gelombang Dingin Siberia

Kemarin pagi, wilayah Turaif di Wilayah Perbatasan Utara Arab Saudi mencatat suhu terendah yang pernah terjadi di negara tersebut, yaitu 3 derajat Celsius di bawah nol. Suhu ekstrem ini menjadi…
Posted by Bang Arief 17/12/2024
Diskon Listrik 50 Persen untuk Masyarakat: Langkah Pemerintah di Tengah Kenaikan PPN
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasional

Diskon Listrik 50 Persen untuk Masyarakat: Langkah Pemerintah di Tengah Kenaikan PPN

Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru ini mengumumkan kebijakan menarik yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Dalam upaya melindungi daya beli…
Posted by Bang Arief 17/12/2024
Absennya Jokowi di HUT Partai Golkar: Apa yang Terjadi?
Posted inCeloteh Pacakleret Nasional Sosial Politik

Absennya Jokowi di HUT Partai Golkar: Apa yang Terjadi?

Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-60, sebuah pemandangan yang tidak biasa terjadi: Joko Widodo tidak hadir. Kehadiran Jokowi di acara-acara Golkar sebelumnya selalu menjadi momen yang…
Posted by Bang Arief 14/12/2024

Posts pagination

Previous page 1 2 3 4 5 Next page
Penulis Tamu
  • JURNALISTIK, PERS, DAN MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA: PILIHAN JALUR HIDUP SEORANG NUR ISKANDAR

    Oleh M. Hermayani Putera Berbicara mengenai perjalanan dan perkembangan dunia pers dan jurnalistik Kalbar dalam kurun waktu dua puluh lima tahun terakhir ini, ada satu nama yang selalu hadir menyertai kedua hal ini. Jika jurnalistik, mengutip dari Jurnalistik Terapan (Batic Press, 2004), bisa diartikan sebagai sebuah aktivitas atau proses kerja seorang wartawan, maka pers lebih mendalami kepada insitusi atau lembaga ataupun perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran hasil kerja wartawan atau penulis tersebut. Nama yang dimaksud ialah Nur Iskandar. Nama yang bermakna mulia sekali, yakni Berilmu dan Tabah. Orangtua beliau tentu punya doa dan harapan yang mulia ketika memberi nama pada anaknya ini. Dulu saya memanggilnya cukup dengan BANG NUR saja. Namun sejak enam tahun terakhir ini lebih sering menyapa beliau BANG NUR IS. Hal ini mengingat saya juga cukup dekat berinteraksi dengan abang beliau, BANG MUHAMMAD NUR HASAN, penggiat gerakan menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah berdimensi pemberdayaan di Kalbar dan bahkan sudah meluas hingga ke beberapa kota lain di luar Kalbar. Kalau abang beliau ini, kami akrab menyapanya dengan TOK Ya, karena ide-ide kebaikan dari jamaah beliau selalu ditampung, diterima, dan diiyakan. Lihatlah bentangan dedikasi dan pengabdian Bang Nur Is dalam lansekap dinamika dunia pers dan jurnalistik di bumi khatulistiwa. Dunia yang ia tekuni sejak mahasiswa, dilanjutkan sebagai profesi pasca meninggalkan kampus, dan terus didalami hingga saat ini. Pers mahasiswa, Harian SUAKA, Harian Equator, Harian Borneo Tribune, Radio Volare, dan sekarang mengelola media online TERAJU. Walaupun belakangan ini BANG NUR IS aktif di gerakan wakaf, literasi, dan kebudayaan, tapi ia tetap mahir berselancar sebagai seorang penggiat jurnalistik sejati, mewartakan geliat gerakan-gerakan ini. Justru di sini saya melihat Nur Is mampu menjadi seorang penyampai pesan mulia dari gerakan wakaf, pentingnya memperkuat literasi, dan mengapa kita perlu meneguhkan akar kebudayaan kita yang harus terus adaptis dinamis berdialektika dengan perkembangan budaya global. NUR IS tak jeri, apalagi takut, dengan kehadiran sesuatu yang baru datang atau dikenalkan dari luar. Malah ini menjadi sebuah tantangan baginya untuk terus belajar hal-hal baru, dan mengintegrasikannya dengan aspek lain. Selamat dan semangat terus berkarya, BANG NUR IS. Happy milad dan mensyukuri nikmat umur separuh abad ini. Semoga selalu sehat dan hidup penuh barakah di sisa jatah umur yang diberikan Allah. Masih muda kita Bang, jangan terlalu sering nengok cermin, apalagi mengecek warna rambut yang sudah ada rona putih di beberapa bagian. Anggap saja itu bunga pohon jambu air yang gugur dan pas jatuh di rambut kita…

    M. Hermayani Putera
  • Buku Setan

    Olive, seorang mahasiswi Untan, lagi jalan-jalan ke Banten. Bergaya seperti seorang petualang sejati, mulailah dia ngitar-ngitar pelosok-pelosok kota Banten. Hari mulai sore dan masuklah dia ke sebuah toko buku yang bangunan tua dan kuno. Buku-buku yang dijual di dalam toko buku kebanyakan adalah buku-buku tentang ilmu gaib, cerita hantu dan sejarah setempat. Olive mulai gugup. Tapi merasa sebagai seorang petualang, dia berusaha membesarkan hatinya. Matanya tertuju ke sebuah buku kuno yang sangat menarik. Judulnya “Tujuh cara melihat hantu”. Olive sangat tertarik untuk membacanya. “Bang… Bang…”, panggil Olive untuk mencari penjualnya. Tiba-tiba Olive dikagetkan suara dari belakang. “Ada apa, Non.”, jawab seorang lelaki tua yang menyeramkan. “Buku ini berapa?”, tanya Olive “Wah, buku ini tidak bisa dijual ke sembarang orang, Non. Ini buku kuno dan wasiat”, jawab penjaga toko, “Harganya Enam ratus ribu rupiah”. “Mahal amat”, jawab Olive, ” Dua ratus ribu deh”. “Gak bisa kurang, Non. Itu sudah harga bukunya. Karena sudah lama tidak ada pembeli di toko, saya kasih non diskon seratus ribu” Olive setuju dan bayar si penjual lima ratus ribu rupiah. Sebelum Olive pergi, si penjual memperingati dia. “Non, buku ini buku wasiat, tidak sembarangan orang bisa membacanya. Aku peringatkan anda untuk tidak membuka halaman terakhir atau anda akan ketiban sial seumur hidup”. Sebelum Olive keluar dari toko, si penjual menyahut lagi dengan suara seram, “Ingat non jangan coba-coba buka halaman terakhir!”. Malam itu Olive yang tinggal di sebuah villa membaca buku itu dan ketiduran. Tengah malam dia dibangunkan oleh suara petir dan angin yang masuk dari jendelanya yang terbuka. Olive bangun dan berusaha menutup jendela. Tiba-tiba dia teringat dengan bukunya. Karena tertiup angin kencang, halaman di buku itu mulai membuka sendiri dari halaman ke halaman. Teringat dengan peringatan si penjual buku, Olive berusaha meraih bukunya dan menyetop jalannya halaman di buku itu dari tiupan angin. Terlambat… Saat Olive berhasil meraih buku itu, dia lagi memegang halaman terakhir. “Mati aku”, gumam Olive dengan panik, aku bakal sial seumur hidup”. Olive mulai ketakutan dan was-was kalau ada makluk gaib yang muncul Setelah setengah jam menutup mata dengan ketakutan, Olive memberanikan diri untuk membuka mata kirinya dan melirik halaman terakhir buku itu: Harga asli : Rp. 20,000,- Harga Diskon : Rp. 10,000,- Cetakan tahun 2009.

Copyright 2025 — Celoteh Pacakleret. All rights reserved. Bang Arief Jak
Scroll to Top
error: Content is protected !!