Skip to content
Celoteh Pacakleret Celoteh Pacakleret

Kebaikan Untuk Semua

  • Tentang Kami
    • Tentang Arief
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Chat via WA
  • Shop
  • facebook.com
  • twitter.com
  • t.me
  • instagram.com
  • youtube.com
Subscribe

Viral Now

Home » Viral Now

KENAPA LOGO HUT RI SEKARANG MAKIN SIMPEL?
Posted inCeloteh Pacakleret Nasional Viral Now

KENAPA LOGO HUT RI SEKARANG MAKIN SIMPEL?

Awalnya aku agak kaget dengan keputusan pemerintah saat mengumumkan logo peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Apakah ini bagian dari efisiensi? Bisa iya, bisa tidak. Kontan aku bikin status…
Posted by Bang Arief 23/07/2025
“DISKON 13 PERSEN, BELANJA RATUSAN TRILIUN: STRATEGI SIAPA?”
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Internasional

DISKON 13 PERSEN, BELANJA RATUSAN TRILIUN: STRATEGI SIAPA?

Presiden AS Donald Trump berdiri gagah di podium, tersenyum lebar sambil menyebut Indonesia sebagai “mitra dagang strategis”. Presiden Prabowo Subianto, di seberang sana, menyebut hasil negosiasi dengan Trump sebagai “pencapaian…
Posted by Bang Arief 17/07/2025
TRANSMIGRASI JAWA KE KALIMANTAN: SOLUSI LAMA ATAU MASALAH BARU?
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Lingkungan

TRANSMIGRASI JAWA KE KALIMANTAN: SOLUSI LAMA ATAU MASALAH BARU?

Di tengah stagnasi pembangunan pedesaan dan tekanan jumlah penduduk di Pulau Jawa, pemerintah kembali mewacanakan program transmigrasi sebagai jalan keluar. Kali ini, sorotan tertuju pada rencana mengirim warga dari Jawa…
Posted by Bang Arief 06/07/2025
Saat Bos Teknologi Bertani, Kita Masih Sibuk Tebak Harga Koin
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Ekonomi

Saat Bos Teknologi Bertani, Kita Masih Sibuk Tebak Harga Koin

Bill Gates beli sawah. Mark Zuckerberg piara sapi. Jack Ma jadi nelayan. David Beckham cabut rumput. Sementara kita? Masih sibuk ngulik koin digital yang kalau salah prediksi, tinggal jadi digital…
Posted by Bang Arief 01/07/2025
Muhammad Sosok Paling Berpengaruh
Posted inAgama Celoteh Pacakleret Sejarah Budaya

Muhammad ﷺ: Sosok Paling Berpengaruh dalam Sejarah Dunia Menurut Mereka yang Tak Pernah Menyembahnya

Nabi Muhammad ﷺ memang manusia yang paling luar biasa dalam sejarah umat manusia. Dan ini bukan semata karena umat Islam meyakininya sebagai nabi terakhir, tapi karena jejak pengaruh beliau bisa…
Posted by Bang Arief 26/06/2025
Indonesia disebut negara paling makmur oleh Harvard-Gallup. Tapi mengapa wajah masyarakatnya justru muram? Inilah ironi kebahagiaan kita.
Posted inCeloteh Pacakleret Nasional Psikologi

INDONESIA DINOBATKAN NEGARA PALING MAKMUR, TAPI KENAPA KITA TAK TAMPAK BAHAGIA?

Tepuk tangan dulu, saudara-saudara! Kita mulai dengan kabar menggembirakan: Indonesia, negeri +62 tercinta, dinobatkan sebagai negara paling makmur sedunia! Ya, betul. Bukan Swedia, bukan Swiss, apalagi negara-negara yang kalau difoto…
Posted by Bang Arief 25/06/2025
Salah Paham terhadap Syiah: Tafsir Teologis, Luka Historis, dan Jalan Menuju Ukhuwah
Posted inAgama Celoteh Pacakleret Internasional

Salah Paham terhadap Syiah: Tafsir Teologis, Luka Historis, dan Jalan Menuju Ukhuwah

Bara di Jazirah yang Menganga Sebuah bara lama kembali memanas. Ketegangan antara Iran ( Syiah ) dan Israel kini menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan, mengguncang kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran…
Posted by Bang Arief 24/06/2025
Ketika Dunia Tersumbat di Hormuz ( Sebuah Imajinasi Liar )
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Internasional

Ketika Dunia Tersumbat di Hormuz (Sebuah Imajinasi Perang)

22 Juni 2025 Teheran, Iran Parlemen Republik Islam Iran menggelar sidang tertutup sepanjang sore. Di luar gedung, rakyat bersorak dan berdoa. Di dalamnya, ketegangan menggantung di udara seperti bau mesiu.…
Posted by Bang Arief 23/06/2025
Alergi Kebenaran, Skincare Kekuasaan
Posted inCeloteh Pacakleret Kesehatan Nasional

Alergi Kebenaran, Skincare Kekuasaan

Akhir April 2025, seorang mantan presiden menghadiri pemakaman Paus di Vatikan. Wajahnya bersih, langkahnya tenang. Bahasa tubuhnya seperti biasa: hemat kata, hemat emosi, hemat penjelasan. Ia kemudian pulang. Tak lama…
Posted by Bang Arief 22/06/2025
Raja Ampat dan Ancaman Tambang Nikel: Antara Janji Kemajuan dan Kehancuran yang Tak Tertanggungkan
Posted inCeloteh Pacakleret Daerah Ekonomi

Raja Ampat dan Ancaman Tambang Nikel: Antara Janji Kemajuan dan Kehancuran yang Tak Tertanggungkan

Pendahuluan: Surga yang Terancam Raja Ampat. Nama ini tak hanya menyihir pelancong dan pencinta alam dari seluruh dunia, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional akan kekayaan laut Indonesia. Gugusan pulau-pulau…
Posted by Bang Arief 20/06/2025

Posts pagination

1 2 3 … 5 Next page
Penulis Tamu
  • JURNALISTIK, PERS, DAN MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA: PILIHAN JALUR HIDUP SEORANG NUR ISKANDAR

    Oleh M. Hermayani Putera Berbicara mengenai perjalanan dan perkembangan dunia pers dan jurnalistik Kalbar dalam kurun waktu dua puluh lima tahun terakhir ini, ada satu nama yang selalu hadir menyertai kedua hal ini. Jika jurnalistik, mengutip dari Jurnalistik Terapan (Batic Press, 2004), bisa diartikan sebagai sebuah aktivitas atau proses kerja seorang wartawan, maka pers lebih mendalami kepada insitusi atau lembaga ataupun perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran hasil kerja wartawan atau penulis tersebut. Nama yang dimaksud ialah Nur Iskandar. Nama yang bermakna mulia sekali, yakni Berilmu dan Tabah. Orangtua beliau tentu punya doa dan harapan yang mulia ketika memberi nama pada anaknya ini. Dulu saya memanggilnya cukup dengan BANG NUR saja. Namun sejak enam tahun terakhir ini lebih sering menyapa beliau BANG NUR IS. Hal ini mengingat saya juga cukup dekat berinteraksi dengan abang beliau, BANG MUHAMMAD NUR HASAN, penggiat gerakan menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah berdimensi pemberdayaan di Kalbar dan bahkan sudah meluas hingga ke beberapa kota lain di luar Kalbar. Kalau abang beliau ini, kami akrab menyapanya dengan TOK Ya, karena ide-ide kebaikan dari jamaah beliau selalu ditampung, diterima, dan diiyakan. Lihatlah bentangan dedikasi dan pengabdian Bang Nur Is dalam lansekap dinamika dunia pers dan jurnalistik di bumi khatulistiwa. Dunia yang ia tekuni sejak mahasiswa, dilanjutkan sebagai profesi pasca meninggalkan kampus, dan terus didalami hingga saat ini. Pers mahasiswa, Harian SUAKA, Harian Equator, Harian Borneo Tribune, Radio Volare, dan sekarang mengelola media online TERAJU. Walaupun belakangan ini BANG NUR IS aktif di gerakan wakaf, literasi, dan kebudayaan, tapi ia tetap mahir berselancar sebagai seorang penggiat jurnalistik sejati, mewartakan geliat gerakan-gerakan ini. Justru di sini saya melihat Nur Is mampu menjadi seorang penyampai pesan mulia dari gerakan wakaf, pentingnya memperkuat literasi, dan mengapa kita perlu meneguhkan akar kebudayaan kita yang harus terus adaptis dinamis berdialektika dengan perkembangan budaya global. NUR IS tak jeri, apalagi takut, dengan kehadiran sesuatu yang baru datang atau dikenalkan dari luar. Malah ini menjadi sebuah tantangan baginya untuk terus belajar hal-hal baru, dan mengintegrasikannya dengan aspek lain. Selamat dan semangat terus berkarya, BANG NUR IS. Happy milad dan mensyukuri nikmat umur separuh abad ini. Semoga selalu sehat dan hidup penuh barakah di sisa jatah umur yang diberikan Allah. Masih muda kita Bang, jangan terlalu sering nengok cermin, apalagi mengecek warna rambut yang sudah ada rona putih di beberapa bagian. Anggap saja itu bunga pohon jambu air yang gugur dan pas jatuh di rambut kita…

    M. Hermayani Putera
  • Buku Setan

    Olive, seorang mahasiswi Untan, lagi jalan-jalan ke Banten. Bergaya seperti seorang petualang sejati, mulailah dia ngitar-ngitar pelosok-pelosok kota Banten. Hari mulai sore dan masuklah dia ke sebuah toko buku yang bangunan tua dan kuno. Buku-buku yang dijual di dalam toko buku kebanyakan adalah buku-buku tentang ilmu gaib, cerita hantu dan sejarah setempat. Olive mulai gugup. Tapi merasa sebagai seorang petualang, dia berusaha membesarkan hatinya. Matanya tertuju ke sebuah buku kuno yang sangat menarik. Judulnya “Tujuh cara melihat hantu”. Olive sangat tertarik untuk membacanya. “Bang… Bang…”, panggil Olive untuk mencari penjualnya. Tiba-tiba Olive dikagetkan suara dari belakang. “Ada apa, Non.”, jawab seorang lelaki tua yang menyeramkan. “Buku ini berapa?”, tanya Olive “Wah, buku ini tidak bisa dijual ke sembarang orang, Non. Ini buku kuno dan wasiat”, jawab penjaga toko, “Harganya Enam ratus ribu rupiah”. “Mahal amat”, jawab Olive, ” Dua ratus ribu deh”. “Gak bisa kurang, Non. Itu sudah harga bukunya. Karena sudah lama tidak ada pembeli di toko, saya kasih non diskon seratus ribu” Olive setuju dan bayar si penjual lima ratus ribu rupiah. Sebelum Olive pergi, si penjual memperingati dia. “Non, buku ini buku wasiat, tidak sembarangan orang bisa membacanya. Aku peringatkan anda untuk tidak membuka halaman terakhir atau anda akan ketiban sial seumur hidup”. Sebelum Olive keluar dari toko, si penjual menyahut lagi dengan suara seram, “Ingat non jangan coba-coba buka halaman terakhir!”. Malam itu Olive yang tinggal di sebuah villa membaca buku itu dan ketiduran. Tengah malam dia dibangunkan oleh suara petir dan angin yang masuk dari jendelanya yang terbuka. Olive bangun dan berusaha menutup jendela. Tiba-tiba dia teringat dengan bukunya. Karena tertiup angin kencang, halaman di buku itu mulai membuka sendiri dari halaman ke halaman. Teringat dengan peringatan si penjual buku, Olive berusaha meraih bukunya dan menyetop jalannya halaman di buku itu dari tiupan angin. Terlambat… Saat Olive berhasil meraih buku itu, dia lagi memegang halaman terakhir. “Mati aku”, gumam Olive dengan panik, aku bakal sial seumur hidup”. Olive mulai ketakutan dan was-was kalau ada makluk gaib yang muncul Setelah setengah jam menutup mata dengan ketakutan, Olive memberanikan diri untuk membuka mata kirinya dan melirik halaman terakhir buku itu: Harga asli : Rp. 20,000,- Harga Diskon : Rp. 10,000,- Cetakan tahun 2009.

Copyright 2025 — Celoteh Pacakleret. All rights reserved. Bang Arief Jak
Scroll to Top
error: Content is protected !!