Bulan Ramadhan, bulan ini dinamakan sebagai bulan yang memiliki banyak keberkahan karena Allah Ta’ala menyediakan banyak sekali ketaatan bagi kaum muslimin. Karena itulah sangat ditekankan dan kita memohon kepada Allah ta’ala, semoga Allah ta’ala memudahkan bagi kita untuk melaksanakan ibadah sepanjang bulan ini.
Mari kita berusaha untuk bisa mengatur waktu dengan baik. Ingat malam hari kita harus salat tarawih. Kita harus membaca Al-Quran. Karena kita harus melakukan ibadah-ibadah seperti ini maka sediakan tenaga yang cukup. Sediakan waktu yang cukup sehingga muqaddimahnya adalah persiapkan di siang harinya.
Maka jangan sampai di siang hari waktu kita habis untuk sesuatu yang melelahkan sehingga kita sudah mulai ngantuk dan badan kita sudah lemes ketika masuk waktu Isya.
Jangan habiskan kegiatan kita di siang hari hanya untuk sesuatu yang menghabiskan semua energi kita.
Sisakan sebagian waktu untuk beristirahat karena itu disarankan kepada kaum muslimin untuk jangan lupa untuk qailulah. Yaitu tidur di siang hari di bulan Ramadhan. Bukan karena adanya sebuah riwayat bahwa “ibadah tidurnya orang puasa itu ibadah” karena riwayat ini palsu, namun karena dengan niat dalam rangka agar nanti bisa mempersiapkan amal ketaatan di malam hari. Tarawih dengan lebih semangat, membaca Quran dengan penuh semangat, dan itu salah satu diantara kelebihan dan keuntungan bagi mereka yang bisa mengatur waktu dengan baik. Karena dengan niat seperti ini maka istirahat yang kita lakukan akan bernilai sebagai pahala.
Pada asalnya amal mubah tidak bisa dijadikan sebagai amal ibadah. Ingat, amal yang mubah tidak bisa dijadikan sebagai amal ibadah. Siapa yang beribadah dengan sesuatu yang mubah maka ini perbuatan yang tidak ada dalilnya bahwa perbuatan ini berpahala. Namun jika sesuatu yang mubah itu dijadikan sebagai sarana untuk mendukung ibadah, maka amal yang mubah ini bisa bernilai menjadi pahala, termasuk diantaranya ketika kita makan sahur, kita melakukan sesuatu yang mubah tapi kita niatkan semoga dengan itu kita bisa melaksanakan puasa dengan kondisi tetap kuat sehingga kita bisa beribadah di sepanjang siang hari Ramadhan tanpa gangguan rasa lapar.

