Skip to content
Celoteh Pacakleret Celoteh Pacakleret

Kebaikan Untuk Semua

  • Tentang Kami
    • Tentang Arief
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Chat via WA
  • Shop
  • facebook.com
  • twitter.com
  • t.me
  • instagram.com
  • youtube.com
Subscribe

Posts by Bang Arief

Home » Archives for » Page 8

About Bang Arief
Seorang pemulung hikmah... Father of Three... Pengagum istri... Penyendiri yang senang berteman...
Ketegangan Ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat: Tantangan dan Peluang dalam Inovasi Fintech
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Internasional

Ketegangan Ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat: Tantangan dan Peluang dalam Inovasi Fintech

Pendahuluan Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami pertumbuhan pesat dalam sektor teknologi keuangan (fintech). Inovasi ini tidak hanya mengubah cara masyarakat bertransaksi, tetapi juga menarik perhatian global, terutama dari…
Posted by Bang Arief 24/04/2025
Kisah Pengampunan: Pelajaran dari Nabi Musa dan Jenazah di Pembuangan Sampah
Posted inUncategorized

Kisah Pengampunan: Pelajaran dari Nabi Musa dan Jenazah di Pembuangan Sampah

Dalam sejarah umat manusia, kisah-kisah yang mengandung pelajaran moral dan spiritual sering kali menjadi sumber inspirasi dan refleksi. Salah satu kisah yang sangat mengesankan adalah kisah Nabi Musa alaihi salam…
Posted by Bang Arief 14/04/2025
Posted inAgama Celoteh Pacakleret Short Stories

Kalung Tua dan Cinta Sejati: Kisah Zainab dan Rasulullah

Malam itu di Madinah, udara dingin menusuk tulang. Namun, yang lebih menusuk adalah apa yang dilihat oleh Rasulullah di hadapannya. Di tengah tumpukan harta rampasan Perang Badar, sebuah benda kecil…
Posted by Bang Arief 10/04/2025
Fenomena Obsesi iPhone di Indonesia: Antara Status Sosial dan Tekanan Konsumsi
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasihat Diri

Fenomena Obsesi iPhone di Indonesia: Antara Status Sosial dan Tekanan Konsumsi

Di era digital saat ini, smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Salah satu merek yang paling mendominasi pasar adalah iPhone. Di Indonesia, kepemilikan iPhone bukan hanya sekadar…
Posted by Bang Arief 07/01/2025
Joko Widodo Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup di Dunia 2024
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Internasional

Joko Widodo Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup di Dunia 2024

Mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, masuk dalam nominasi finalis tokoh Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi 2024 yang diumumkan oleh Organized Crime and Corruption Reporting…
Posted by Bang Arief 31/12/2024
Penundaan Proyek Strategis Nasional di Era Prabowo Subianto: Bagaimana Jalan Tol di Kalimantan Barat?
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasional

Penundaan Proyek Strategis Nasional di Era Prabowo Subianto: Bagaimana Jalan Tol di Kalimantan Barat?

Pada akhir tahun 2024, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan terkait arah baru pemerintahannya. Dalam pernyataannya, Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menghentikan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang…
Posted by Bang Arief 30/12/2024
Posted inAgama Celoteh Pacakleret Nasihat Diri

(Islam) Kejawen: Harmoni antara Agama dan Budaya Jawa

Islam Kejawen: Harmoni antara Agama dan Budaya Jawa Islam Kejawen bukanlah suatu aliran keagamaan di dalam Islam, tetapi lebih sebagai hasil adaptasi Islam yang ada dalam konteks budaya masyarakat Jawa.…
Posted by Bang Arief 26/12/2024
Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Hasto Kristiyanto: Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK

Dalam dunia politik Indonesia, dinamika dan perubahan sering kali terjadi dengan cepat. Salah satu peristiwa terbaru yang mengejutkan adalah penetapan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sebagai…
Posted by Bang Arief 26/12/2024
Kenaikan PPN: Siapa yang Menjadi Korban?
Posted inCeloteh Pacakleret Ekonomi Nasional

Kenaikan PPN: Siapa yang Menjadi Korban?

KALAU MALAS MEMBACA TONTON VIDEONYA DI SINI   Kalian pasti sering mendengar istilah "yang kaya makin kaya, yang miskin makin sengsara." Nah, istilah ini bukan sekadar omong kosong, melainkan sebuah…
Posted by Bang Arief 25/12/2024
Posted inCeloteh Pacakleret Hukum Nasional

Pernyataan Pers Ketua KPK Setyo Budiyanto

Terkait penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024 yang dilakukan oleh tersangka Harun Masiku bersama-sama dengan Saiful Bahri, saya yakin semua rekan-rekan sudah mengetahui bahwa pada tanggal 8 Januari 2020, KPK…
Posted by Bang Arief 24/12/2024

Posts pagination

Previous page 1 … 6 7 8 9 10 … 17 Next page
Penulis Tamu
  • JURNALISTIK, PERS, DAN MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA: PILIHAN JALUR HIDUP SEORANG NUR ISKANDAR

    Oleh M. Hermayani Putera Berbicara mengenai perjalanan dan perkembangan dunia pers dan jurnalistik Kalbar dalam kurun waktu dua puluh lima tahun terakhir ini, ada satu nama yang selalu hadir menyertai kedua hal ini. Jika jurnalistik, mengutip dari Jurnalistik Terapan (Batic Press, 2004), bisa diartikan sebagai sebuah aktivitas atau proses kerja seorang wartawan, maka pers lebih mendalami kepada insitusi atau lembaga ataupun perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran hasil kerja wartawan atau penulis tersebut. Nama yang dimaksud ialah Nur Iskandar. Nama yang bermakna mulia sekali, yakni Berilmu dan Tabah. Orangtua beliau tentu punya doa dan harapan yang mulia ketika memberi nama pada anaknya ini. Dulu saya memanggilnya cukup dengan BANG NUR saja. Namun sejak enam tahun terakhir ini lebih sering menyapa beliau BANG NUR IS. Hal ini mengingat saya juga cukup dekat berinteraksi dengan abang beliau, BANG MUHAMMAD NUR HASAN, penggiat gerakan menghidupkan masjid sebagai pusat dakwah berdimensi pemberdayaan di Kalbar dan bahkan sudah meluas hingga ke beberapa kota lain di luar Kalbar. Kalau abang beliau ini, kami akrab menyapanya dengan TOK Ya, karena ide-ide kebaikan dari jamaah beliau selalu ditampung, diterima, dan diiyakan. Lihatlah bentangan dedikasi dan pengabdian Bang Nur Is dalam lansekap dinamika dunia pers dan jurnalistik di bumi khatulistiwa. Dunia yang ia tekuni sejak mahasiswa, dilanjutkan sebagai profesi pasca meninggalkan kampus, dan terus didalami hingga saat ini. Pers mahasiswa, Harian SUAKA, Harian Equator, Harian Borneo Tribune, Radio Volare, dan sekarang mengelola media online TERAJU. Walaupun belakangan ini BANG NUR IS aktif di gerakan wakaf, literasi, dan kebudayaan, tapi ia tetap mahir berselancar sebagai seorang penggiat jurnalistik sejati, mewartakan geliat gerakan-gerakan ini. Justru di sini saya melihat Nur Is mampu menjadi seorang penyampai pesan mulia dari gerakan wakaf, pentingnya memperkuat literasi, dan mengapa kita perlu meneguhkan akar kebudayaan kita yang harus terus adaptis dinamis berdialektika dengan perkembangan budaya global. NUR IS tak jeri, apalagi takut, dengan kehadiran sesuatu yang baru datang atau dikenalkan dari luar. Malah ini menjadi sebuah tantangan baginya untuk terus belajar hal-hal baru, dan mengintegrasikannya dengan aspek lain. Selamat dan semangat terus berkarya, BANG NUR IS. Happy milad dan mensyukuri nikmat umur separuh abad ini. Semoga selalu sehat dan hidup penuh barakah di sisa jatah umur yang diberikan Allah. Masih muda kita Bang, jangan terlalu sering nengok cermin, apalagi mengecek warna rambut yang sudah ada rona putih di beberapa bagian. Anggap saja itu bunga pohon jambu air yang gugur dan pas jatuh di rambut kita…

    M. Hermayani Putera
  • Buku Setan

    Olive, seorang mahasiswi Untan, lagi jalan-jalan ke Banten. Bergaya seperti seorang petualang sejati, mulailah dia ngitar-ngitar pelosok-pelosok kota Banten. Hari mulai sore dan masuklah dia ke sebuah toko buku yang bangunan tua dan kuno. Buku-buku yang dijual di dalam toko buku kebanyakan adalah buku-buku tentang ilmu gaib, cerita hantu dan sejarah setempat. Olive mulai gugup. Tapi merasa sebagai seorang petualang, dia berusaha membesarkan hatinya. Matanya tertuju ke sebuah buku kuno yang sangat menarik. Judulnya “Tujuh cara melihat hantu”. Olive sangat tertarik untuk membacanya. “Bang… Bang…”, panggil Olive untuk mencari penjualnya. Tiba-tiba Olive dikagetkan suara dari belakang. “Ada apa, Non.”, jawab seorang lelaki tua yang menyeramkan. “Buku ini berapa?”, tanya Olive “Wah, buku ini tidak bisa dijual ke sembarang orang, Non. Ini buku kuno dan wasiat”, jawab penjaga toko, “Harganya Enam ratus ribu rupiah”. “Mahal amat”, jawab Olive, ” Dua ratus ribu deh”. “Gak bisa kurang, Non. Itu sudah harga bukunya. Karena sudah lama tidak ada pembeli di toko, saya kasih non diskon seratus ribu” Olive setuju dan bayar si penjual lima ratus ribu rupiah. Sebelum Olive pergi, si penjual memperingati dia. “Non, buku ini buku wasiat, tidak sembarangan orang bisa membacanya. Aku peringatkan anda untuk tidak membuka halaman terakhir atau anda akan ketiban sial seumur hidup”. Sebelum Olive keluar dari toko, si penjual menyahut lagi dengan suara seram, “Ingat non jangan coba-coba buka halaman terakhir!”. Malam itu Olive yang tinggal di sebuah villa membaca buku itu dan ketiduran. Tengah malam dia dibangunkan oleh suara petir dan angin yang masuk dari jendelanya yang terbuka. Olive bangun dan berusaha menutup jendela. Tiba-tiba dia teringat dengan bukunya. Karena tertiup angin kencang, halaman di buku itu mulai membuka sendiri dari halaman ke halaman. Teringat dengan peringatan si penjual buku, Olive berusaha meraih bukunya dan menyetop jalannya halaman di buku itu dari tiupan angin. Terlambat… Saat Olive berhasil meraih buku itu, dia lagi memegang halaman terakhir. “Mati aku”, gumam Olive dengan panik, aku bakal sial seumur hidup”. Olive mulai ketakutan dan was-was kalau ada makluk gaib yang muncul Setelah setengah jam menutup mata dengan ketakutan, Olive memberanikan diri untuk membuka mata kirinya dan melirik halaman terakhir buku itu: Harga asli : Rp. 20,000,- Harga Diskon : Rp. 10,000,- Cetakan tahun 2009.

Copyright 2025 — Celoteh Pacakleret. All rights reserved. Bang Arief Jak
Scroll to Top
error: Content is protected !!